Jeppensen yang telah berpengalaman dengan kesempurnaan secara keseluruhan, membahas bagaimana informasi penerbangan akan ditampilkan dengan beberapa bentuk dari akses digital dan peralatan display. Jeppensen merancangkan pesawat akan dihubungkan secara elektronik untuk mengirimkan pengoperasian atau yang sama dengan itu. Beberapa anggapan lainnya yang tidak diungkapkan bahwa NextGen dan Implementasi dari ADS-B akan menjadi usaha pengembangan Jeppensen secara paralel, sekarang Jeppensen memberikan masa depan yang berbeda dengan produk sebenarnya yaitu peta masa depan dapat dengan mudah pada sebuah alat yang tak pernah ada.
Tujuan penelitian canggih di Jeppensen adalah untuk menguji konfigurasi dari informasi dan jalan untuk mengakses data, pelanggan mempengaruhi perkembangan seperti biasa, sebagai contoh di bawah perhatian umum adalah permintaan dari beberapa operator untuk menyediakan perpanjangan Twin Engine Over Water Operation (ETOPS) dialihkan. “kami cinta bisnis penerbangan” kata Van Tine selaku CEO Jeppensen.
Jeppensen mengembangkan peta baru
Elrey Jeppensen sulit untuk menekan perusahan yang ia temukaan pada tahun 1934. Sementara United airline pilot membuat rute dengan mencatat pada rute penerbangan mereka dan pilot lain meminjamnya, yang kemudian membuat Jeppensen keluar dari pekerjaaannya untuk memulai operasi pemetaan dan perusahan tersebut bertumbuh menjadi Privat Navigation data Provider yang berpengaruh bagi dunia. Pada 1961, perusahaan tersebut menjadi bagian dari perusahaan Times-Mirror dan pada tahun 2000 memperoleh Boeing.
Data-data bagian dari pelayanan tidak pernah berubah, cara pelanggan mendapatkan data tersebut sekarang sangat berbeda dari artikel yang ada. Seiring dengan kedewasaan dari Navigation Informational service, Jeppensen’s akan memberikan info yang tetap kepada pelanggan. Tidak masalah di mana anda terbang, selama masih ada di dunia, Jeppensen en route dan approach chart dibuat sangat teliti dan memakai aturan yang ada. Perusahaan Jeppensen menguraikan dunia berdasarkan ketentuan lingkaran longitudinal yang memisahkan daerah Hemisphers Caribbean dengan Antipode di Singapura yang disebut Jeppensen prime meridian.
Jepensen mengambil informasi navigasi dari lebih dari 200 perusahaan provider, sebagian besar adalah agen internasional pemerintah. Selain itu Jeppensen juga menjual beberapa produk yang berkaitan dengan navigasi. Sebagian besar pelanggan mendapat produk Jeppensen secara online, tetapi masih ada beberapa yang tercatat mempercayai media. Sebagian beasr dari media yang tersisa-matoritasnya CD-ROM-dari luar dibuat secara besar-besaran oleh industri yang ahli dalam efisiensi reproduksi.
Stephen Card adalah director of client management for business and general aviation. Card berpendapat bahwa perusahaannya telah lebih menyadari apa yang dibutuhkan operator bisnis penerbangan, dan ini adalah salah satu alasan kami mengubah strategi untuk melihat bisnis penerbangan dengan fokus. Kami memiliki banyak run-off dari penerbangan komersial yang dibutuhkan di bisnis penerbangan. Card percaya pelanggan datang ke Jeppensen karena efisiensi dan pelayanan. Efisiensi berarti keselamatan, tapi percaya kepada merek Jeppensen berarti percaya kepada kekuatannya. Bagi Jeppensen, ini melambangkan periode perubahan. Navigasi masih merupakan bagian yang besar dari “integrated solution”, Jeppensen akan membantu operasi penerbangan. Setelah dianalisa istilah “integrated solution” berarti banyak, dan juga semua informasi yang dibutuhkan untuk penerbangan, yaitu semua rencana penerbangan , jadwal penerbangan, dan lainnya.
Jeppensen bekerja sama dengan Boeing, dan hal tersebut memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, Jeppensen untuk pasar komersial airline dan Boeing untuk penerbangan umum dan disisi lain untuk bisnis, dimana metode jeppensen menjaga dan memelihara hubungan dengan pelanggan dan hal tersebut jugu diberikan untuk Boeing.
Tahun lalu, seingat Ellerbrock, semua orang membicarakan tentang iPad dan alat tersebut mulai mengambil peran dalam penerbangan, tapi tak seorangpun tau apakah itu secara formal sudah disetujui. Karena itu perusahaan bekerja sama dengan Executive Jet Management yang dapat menjadi partner yang ideal, kata Ellerbrock.
Dengan begitu iPad Apple menjadi rancangan selanjutnya, dan dengan pertemuan dengan perusahaan tersebut, pembuat iPad Apple menyatakan ingin ikut menjadi pemain dalam dunia penerbangan. Dalam waktu dekat, Jeppensen mengembangkan iPad data terminal chart di dalamnya dan selanjutnya menambahkan perpustakaan document.
by : cadet Ida – ALLU 12, cadet Frizintia – PLLU 57 A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thanks a lot for your participation to read this blog and please leave your comment or advise for the development of this blog.